Mengenal Baterai Li-Ion (Lithium Ion)

Apa itu Baterai Li-Ion? Setelah mencari-cari dari beberapa artikel yang adahttp://iwakuarium.kandangbuaya.com mungkin berikut beberapa yang bisa kita tahu mengenai karakteristik dan tips perawatan baterai jenis Li-Ion..

Baterai Lithium-ion atau disingkat Li-ion adalah salah satu dari tipe baterai rechargeable. Lithium-ion bergerak dari anoda (kutup positif)) ke katoda (kutup negatif) saat digunakan. Dan Lithium-ion akan bergerak kembali dari katoda ke anodahttp://iwakuarium.kandangbuaya.com saat dilakukan proses charging. Baterai jenis ini banyak digunakan pada consumer electronic. Kepopuleran baterai ini dikarenakan beberapa alasanhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com seperti beterai jenis ini portablehttp://iwakuarium.kandangbuaya.com dengan ratio energi dibanding berat yang baikhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com minim memory effecthttp://iwakuarium.kandangbuaya.com dsb.

Setelah tau apa itu baterai Li-Ionhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com yuk kita simak sedikit penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan jenis baterai Li-Ion juga cara perawatannya.. :d

Karakteristik :

  • Tegangan nominal baterai Li-Ion adalah 3http://iwakuarium.kandangbuaya.com6 volt
  • Elektrolit dalam baterai Li-Ion sangat reaktifhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com bocorannya dapat mengakibatkan karat pada peralatan
  • Baterai Li-Ion ditempatkan dalam casing logam yang stabil dan kuat
  • Mikrokontroller dan sensor-sensor dipasang pada casing untuk mencegah panas berlebihan dan overcharging.
  • Kerapatan energi baterai Li-Ion mampu menyimpan energi 3x lebih banyak dibandingkan dengan baterai NiCD
  • Baterai Li-Ion tidak memiliki efek memory maupun lazy battery sehingga baterai tidak perlu dikosongkan sebelum di charge.
  • Self discharging juga lebih kecil yaitu sekitar 10% dalam 24 jam
  • Impedansi (tahanan dalam) baterai Li-Ion lebih tinggi dibandingkan dengan Nicd dan NiMHhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com yaitu 200 – 250 mili ohm. Akibatnya baterai cepat menjadi panas dan tegangannya drop jika dibebani terlalu berat
  • Lithium sangat reaktifhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com bahan kimia didalam baterai akan terurai dengan sendirinya dan setelah 2 tahun baterai menjadi tidak dapat digunakan lagi.

Kelebihan :

  • Li-ion tidak memiliki memory effecthttp://iwakuarium.kandangbuaya.com yang mana berarti proses charging hanya menambah penyimpanan energi. Pada baterai jenis sebelumnyahttp://iwakuarium.kandangbuaya.com proses charging sebenarnya melakukan dua tahaphttp://iwakuarium.kandangbuaya.com discharge completelyhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com mengosongkan semua isi dari baterai terlebih dahuluhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com lalu re-charging. Hal ini berarti proses charging Li-ion membutuhkan waktu yang lebih sedikit daripada NiMH atau jenis baterai sebelumnya.
  • Memiliki daya lebih besar.
  • Komponen ramah lingkungan

Kekurangan :

  • Kemampuan akan mulai menurun segera setelah baterai meninggalkan pabrik. Masa pemakaian diperkirakan sekitar 3 tahun dari tanggal pembuatanhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com meskipun baterai tersebut dalam kondisi tidak digunakan.
  • Li-ion sangat sensitif terhadap temperatur tinggi. Panas akan membuat masa pemakaian Li-ion lebih cepat habishttp://iwakuarium.kandangbuaya.com kurang dari masa pemakaian normal 3 tahun.
  • Baterai Li-ion harus memiliki on-board computer untuk memanage bateraihttp://iwakuarium.kandangbuaya.com hal ini membuatnya lebih mahal.

Perawatan :

  • Dikarenakan jenis baterai ini yang sensitif terhadap suhu yang tinggihttp://iwakuarium.kandangbuaya.com maka perlu diperhatikan dimana  letak penyimpanan yang tepat.
  • Charge baterai secara normalhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com tidak perlu charge baterai sampai 6 atau 8 jamhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com cukup hingga indikator baterai penuh saja.
  • Jika akan menyimpan bateraihttp://iwakuarium.kandangbuaya.com biarkan dalam kondisi tersisa 40% -50% charge.
  • Siklus charging parsial bisa meningkatkan umur siklus dan chariging hingga level kurang dari kapasitas penuh 100% dapat meningkatkan umur baterai
  • Hindari soft-reset pada saat proses charginghttp://iwakuarium.kandangbuaya.com
  • Sebisa mungkin jangan terlalu membebani kinerja baterai pada saat proses charging
  • Untuk menghindari pembacaan yang salahhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com lakukan full charge-discharge setiap 30 proses charging
  • Menggunakan hanya hingga tersisa 20% atau 30% dari kapasitas baterai sebelum melakukan recharginghttp://iwakuarium.kandangbuaya.com dapat meningkatkan umur siklus.
  • Hindari full-discharge terlalu seringhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com hal ini bisa merusak baterai Li-ion
  • Ganti baterai apabila level normalnya di bawah 80%http://iwakuarium.kandangbuaya.com baterai akan kehilangan 10% kapasitasnya setiap tahun (baik digunakan maupun tidak)
  • Sebuah baterai Li-ion baruhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com setidaknya perlu 3x pengecasan agar memberi hasil optimal. Jadi kalau pada pengecasan 1x masih ngedrop itu wajar. Hal ini berkaitan dengan zat kimia baterai yg belum bereaksi sempurna untuk menyimpan energi listrik. Setelah 3x isi ulanghttp://iwakuarium.kandangbuaya.com mestinya baterai tidak drop.

 

Semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi bahan belajar buat kita semuahttp://iwakuarium.kandangbuaya.com :d

Sumber : karakteristikhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com definisihttp://iwakuarium.kandangbuaya.com bateraihttp://iwakuarium.kandangbuaya.com karakter dan artikel-artikel lainnya..

Share and Enjoy

13 thoughts on “Mengenal Baterai Li-Ion (Lithium Ion)

  1. Pingback: Litium (Li) « bebasmelangkah25

  2. Numpang tanya bos…
    Kata salah satu trit kaskushttp://iwakuarium.kandangbuaya.com kalo mau awet baterenya mmg lebih bagus sering di partial discharge baru dicharge ketimbang full discharge baru di charge.. Nahhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com malah katanya lebih bagus lagi selagi ada sumber listrikhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com dicolok aja ke listrik sambil dimaininhttp://iwakuarium.kandangbuaya.com krn gak bakal kepenuhan baterenya krn ada sistem otomatis di baterenya..

    Bener ya gan gak papa kalo mau main langsung dicolok aja kelistrik dengan batere (sambil dicharge)http://iwakuarium.kandangbuaya.com dengan kata lain baru baternye baru bener2 kepake kalo lagi gak da sumber listrik ato lagi di bawa pergi….

    Aman gak gan?

Leave a Reply